Masalah Grounding pada Instalasi Listrik Rumah yang Sering Diabaikan

Masalah Grounding pada Instalasi Listrik Rumah yang Sering Diabaikan

Salah satu aspek penting dalam instalasi listrik rumah yang sering diabaikan oleh pemilik rumah adalah sistem grounding atau pentanahan. Padahal, fungsi grounding sangat vital untuk keselamatan penghuni dan perlindungan peralatan listrik dari kerusakan akibat arus bocor maupun sambaran petir. Banyak kejadian korsleting, sengatan listrik, bahkan kebakaran rumah yang disebabkan oleh sistem grounding yang tidak berfungsi atau tidak dipasang dengan benar.

1. Apa Itu Grounding Listrik?

Grounding adalah sistem pengamanan listrik yang menghubungkan bagian logam dari instalasi listrik ke tanah melalui kabel khusus. Tujuannya adalah agar arus bocor dari peralatan listrik dapat mengalir langsung ke tanah, bukan ke tubuh manusia atau ke peralatan lainnya.

Dalam sistem kelistrikan rumah tangga, kabel grounding biasanya berwarna kuning hijau dan terhubung ke batang logam yang tertanam di dalam tanah sedalam minimal 1,5 meter.

2. Fungsi Utama Grounding pada Instalasi Listrik Rumah

  • Mencegah Sengatan Listrik: Arus bocor akan dialirkan langsung ke tanah, sehingga aman bagi penghuni rumah.
  • Melindungi Peralatan Elektronik: Grounding menjaga kestabilan arus listrik dan melindungi perangkat sensitif seperti TV, komputer, atau kulkas dari lonjakan tegangan.
  • Meningkatkan Keamanan Instalasi: Mengurangi risiko percikan listrik dan kebakaran akibat arus bocor atau hubung singkat.
  • Mengalirkan Sambaran Petir: Pada rumah dengan penangkal petir, grounding menjadi jalur utama untuk mengalirkan arus petir ke tanah dengan aman.

3. Masalah Grounding yang Sering Ditemui di Rumah Tangga

a. Grounding Tidak Dipasang Sama Sekali

Banyak instalasi listrik rumah, terutama yang lama, tidak memiliki sistem grounding sama sekali. Hal ini sering terjadi karena pemilik rumah atau teknisi menganggapnya tidak penting. Akibatnya, saat terjadi arus bocor, rangka logam peralatan seperti kulkas atau mesin cuci bisa menyetrum saat disentuh.

b. Kabel Grounding Lepas atau Tidak Terhubung ke Tanah

Masalah umum lainnya adalah kabel grounding yang tidak benar-benar terhubung ke batang tanah, atau malah menempel ke bodi gedung. Kondisi ini membuat arus bocor tidak tersalurkan, bahkan bisa menyebabkan MCB utama trip karena arus balik ke panel utama.

c. Batang Grounding Terlalu Pendek atau Korosi

Batang grounding yang tertanam dangkal atau sudah berkarat tidak dapat menyalurkan arus bocor dengan baik. Semakin tinggi tahanan tanah, semakin tidak efektif sistem grounding bekerja. Idealnya, tahanan pentanahan harus kurang dari 5 ohm agar aman.

d. Penggunaan Kabel Ground yang Tidak Sesuai Ukuran

Beberapa instalasi menggunakan kabel kecil yang tidak sesuai standar untuk grounding. Padahal, kabel grounding sebaiknya memiliki ukuran sama dengan kabel netral agar mampu menghantarkan arus bocor tanpa hambatan.

e. Sambungan Grounding Tidak Dites Secara Berkala

Banyak pemilik rumah tidak pernah melakukan pengujian tahanan tanah setelah instalasi selesai. Padahal, seiring waktu kelembapan tanah berubah, sambungan korosi, atau batang grounding rusak, sehingga nilai tahanannya bisa meningkat drastis.

4. Ciri-Ciri Grounding Rumah Tidak Berfungsi

  • Peralatan listrik terasa nyetrum saat disentuh
  • MCB sering trip tanpa beban berlebih
  • Test pen menyala saat disentuhkan ke bodi logam peralatan
  • Terjadi percikan listrik kecil saat mencolokkan steker
  • Sering terjadi gangguan pada perangkat elektronik sensitif

5. Cara Mengecek Grounding Secara Mandiri

Anda dapat memeriksa sistem grounding rumah dengan langkah sederhana:

  1. Gunakan test pen pada bodi logam peralatan listrik (misalnya mesin cuci atau kulkas).
  2. Jika test pen menyala, berarti ada arus bocor dan grounding tidak bekerja dengan baik.
  3. Periksa sambungan kabel kuning-hijau di panel utama, pastikan terhubung ke batang logam atau sistem pentanahan.

Peringatan: Hindari menyentuh logam peralatan saat listrik menyala tanpa alat pengaman. Jika ragu, segera hubungi teknisi profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.

6. Solusi Memperbaiki Sistem Grounding Rumah

  • Gunakan batang grounding berbahan tembaga atau galvanis minimal panjang 2 meter.
  • Tanam batang di tanah lembap untuk menurunkan nilai tahanan tanah.
  • Gunakan kabel grounding berukuran minimal 2,5 mm² untuk instalasi rumah tangga.
  • Pastikan sambungan dikencangkan dan dilindungi dari korosi.
  • Lakukan pengukuran tahanan tanah setiap 1–2 tahun menggunakan earth tester.

7. Standar Grounding Berdasarkan PUIL (Peraturan Umum Instalasi Listrik)

Menurut PUIL 2011, sistem pentanahan wajib dipasang pada semua instalasi listrik, baik rumah tinggal maupun bangunan komersial. Nilai tahanan pentanahan yang direkomendasikan adalah di bawah 5 ohm untuk sistem rumah tangga, dan di bawah 1 ohm untuk instalasi industri. Grounding juga wajib terhubung ke terminal proteksi pada peralatan seperti MCB, ELCB, atau RCCB.

8. Peran RCCB dan ELCB dalam Sistem Grounding

RCCB (Residual Current Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) adalah alat pelindung yang bekerja bersama dengan grounding. RCCB akan memutus arus listrik secara otomatis jika mendeteksi arus bocor ke tanah lebih dari 30 mA, sehingga melindungi manusia dari sengatan listrik.

Namun, alat ini hanya berfungsi optimal bila sistem grounding terpasang dengan benar. Tanpa grounding yang baik, RCCB tidak dapat mendeteksi arus bocor dengan akurat.

9. Layanan Grounding Profesional oleh Bahari Teknik Listrik Salatiga

Jika Anda mencurigai grounding rumah tidak berfungsi dengan baik, segera lakukan pemeriksaan bersama teknisi profesional. Bahari Teknik Listrik Salatiga menyediakan layanan:

  • Pemasangan sistem grounding baru sesuai standar PUIL
  • Pemeriksaan nilai tahanan tanah menggunakan alat earth tester
  • Perbaikan sambungan grounding dan panel distribusi
  • Pemasangan RCCB dan ELCB untuk perlindungan tambahan

Kami melayani area Salatiga, Pabelan, Bringin, dan Bancak dengan tenaga teknisi berpengalaman. Hubungi Bahari Teknik Listrik melalui WhatsApp 082328176800 untuk layanan 24 jam.

Grounding adalah sistem perlindungan yang sangat penting namun sering diabaikan dalam instalasi listrik rumah. Tanpa grounding yang baik, arus bocor bisa menyebabkan sengatan listrik berbahaya dan kerusakan peralatan. Dengan pemeriksaan rutin, pemasangan sesuai standar, dan bantuan teknisi profesional seperti Bahari Teknik Listrik Salatiga, sistem kelistrikan rumah Anda akan jauh lebih aman, stabil, dan tahan lama.

Posting Komentar untuk "Masalah Grounding pada Instalasi Listrik Rumah yang Sering Diabaikan"